- Ungkapan Umar radhiyallaahu 'anhu: "inilah sebaik-baik bid'ah" ketika menda pati kaum muslimin berkumpul untuk shalat tarawih berjama'ah de ngan satu imam
- Sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasalam :
Makna yang benar dari hadits ini bisa dilihat dalam penjelasan selanjutnya.
- Jika setiap hal yang baru (bid'ah) adalah sesat maka ber arti kemajuan teknologi, komuni kasi dan sejenisnya adalah dila rang karena tidak ada pada zaman Nabi shallallahu 'alaihi wasalam
Selasa, 11 Mei 2010
Sungguh, Bid'ah Hasanah adalah Tidak ada!
Dipublikasikan oleh
Syaifullah al-Faruq
11:10 AM
Dikirimi Surat oleh Hamas, Obama Bungkam
Dipublikasikan oleh
Syaifullah al-Faruq
11:03 AM
Hamas menyatakan bahwa pihaknya sudah mengirimkan dua pucuk surat kepada Presiden AS Barack Obama yang isinya meminta agar Obama melakukan upaya untuk mengakhiri blokade Israel di Jalur Gaza serta keterlibatan Mesir dalam blokade itu. Namun sampai saat ini, Obama belum menjawab permintaan Hamas dalam dua suratnya itu.
Juru bicara Hamas, Tahir Al-Nunu pada mengungkapkan bahwa kedua surat itu ditulis oleh Perdana Menteri dari Hamas, Ismail Haniah terkait blokade yang dilakukan "dua sekutu" Israel-Mesir terhadap wilayah dan warga Palestina di Jalur Gaza. "Perdana Menteri Haniya mendesak Obama untuk mengakhiri blokade Israel di Gaza serta menghormati hasil pemilu di Palestina dimana Hamas keluar sebagai pemenangnya dan berhak menjalankan pemerntahan di Palestina," ujar Al-Nunu seperti dikutip kantor berita AFP.
"Tapi Haniya belum mendapatkan jawaban dari kantor Presiden (Obama)," sambungnya.
Selasa, 04 Mei 2010
Bid'ah, Sesat lagi Menyesatkan!
Dipublikasikan oleh
Syaifullah al-Faruq
7:25 AM
1. Dapat Mengantarkan kepada Kekufuran
Diriwayatkan dari Abu Hurairah dari Nabi, beliau bersabda,
"Tidak akan terjadi hari Kiamat sehingga ummatku mengambil (jalan hidup) orang-orang yang sebelumnya sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta." Lalu ditanyakan, " Apakah seperti orang-orang Persia dan Romawi? Maka beliau menjawab, "Orang yang mana lagi kalau bukan mereka." (HR. al-Bukhari)
Demikian pula dalam hadits dari Abu Said al-Khudri , Rasulullah juga bersabda,
"Sungguh kalian benar-benar akan mengikuti jalan hidup orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta, sekalipun mereka masuk ke dalam lobang biawak kalian akan ikut memasukinya juga." Kami (para sahabat, red) bertanya, " Apakah mereka itu yahudi dan nasrani?” Maka beliau menjawab," Siapa lagi (kalau bukan mereka)." (Muttafaq 'alaih)
Recent Articles
Labels
- Aqidah (7)
- Berita Dunia Islam (2)
- Iman (1)
- Syirik dan Sejenisnya (2)
- Tauhid (2)
- Tazkiyatunnufus (1)
- Tazkiyatunnufus dan Dzikir (1)
- Wala dan Bara (1)
Blog Archive
-
▼
2010
(10)
-
▼
Mei
(8)
- Nasionalis? Yang Benar Saja . . .
- Apakah Tumbal dan Sesajen adalah baik?
- Jauhilah Dirimu dari Syirik, Wahai Anak Adam!
- Sungguh, Bid'ah Hasanah adalah Tidak ada!
- Dikirimi Surat oleh Hamas, Obama Bungkam
- Bid'ah, Sesat lagi Menyesatkan!
- Allah? Di mana Dia?
- Inilah Caranya "Bergaul" dengan Seorang Non Muslim...
-
▼
Mei
(8)
Quotes of The Day
Dari Ibnu 'Abbas ra., ia berkata : "Rasulullah saw. bersabda : "Ditampakkan kepadaku umat-umat terdahulu. Kulihat ada seorang Nabi yang disertai dengan rombongan kecil, ada pula Nabi yang disertai dengan satu dua orang saja, bahkan ada seorang Nabi yang tanpa pengikut seorangpun. Kemudian tampak satu rombongan besar yang aku sangka mereka adalah umatku, akan tetapi dikatakan kepadaku : "Ini adalah Musa dan kaumnya tetapi lihatlah ke ufuk sana." Kemudian aku melihat ke ufuk itu. Tiba-tiba aku melihat satu rombngan besar, lantas dikatakan kepadaku : "Lihatlah ke ufuk yang lain." Di sana aku melihat satu rombongan yang besar lagi, kemudian dikatakan kepadaku : "Itulah umatmu yang di dalamnya terdapat tujuh puluh ribu orang yang akan memasuki surga tanpa di hisab dan tanpa di siksa lebih dahulu." Beliau kemudian bangkit dan masuk ke dalam rumah.
Orang-orang ramai membicarakan tentang orang-orang yang akan masuk surga tanpa dihisab dan disiksa. Salah seorang di antara mereka berkata : "Mungkin saja mereka adalah sahabat-sahabat Rasulullah saw." Dan ada pula yang mengatakan : "Mungkin saja mereka adalah orang-orang yang dilahirkan dalam keadaan Islam dan dia tidak menyekutukan Allah." Dan mereka menafsirkannya bermacam-macam. Kemudian Rasulullah saw. keluar dan bersabda kepada mereka : "Apa yang sedang kalian bicarakan ?" Kemudian mereka menceritakannya, maka beliau bersabda : "Mereka itu adalah orang-orang yang tidak menjampi, dan mereka tidak pernah minta dijampi, mereka yang tidak meramal dan hanya kepada Tuhan sajalah mereka bertawakkal." Kemudian 'Ukasyah bin Mihshan berkata : "Ya Rasulullah, doakanlah kepada Allah agar saya termasuk golongan mereka." Beliau menjawab : "Engkau termasuk golongan mereka." Kemudian berdirilah orang lain sambil berkata : "Ya Rasulullah, doakanlah kepada Allah agar saya termasuk golongan mereka." Beliau menjawab : "Engkau telah didahului oleh Ukasyah."
(HR. Bukhari dan Muslim)
"Tunjukkanlah bahwa bukanlah Islam yang harus mengikuti zaman, tetapi zaman-lah yang harus mengikuti Islam!"
Pendukung Dakwah Islamiyyah
Bismillaah . . .
Archives
-
▼
2010
(10)
-
▼
Mei
(8)
- Nasionalis? Yang Benar Saja . . .
- Apakah Tumbal dan Sesajen adalah baik?
- Jauhilah Dirimu dari Syirik, Wahai Anak Adam!
- Sungguh, Bid'ah Hasanah adalah Tidak ada!
- Dikirimi Surat oleh Hamas, Obama Bungkam
- Bid'ah, Sesat lagi Menyesatkan!
- Allah? Di mana Dia?
- Inilah Caranya "Bergaul" dengan Seorang Non Muslim...
-
▼
Mei
(8)












